Hujan bisa menghadirkan banyak emosi pada diriku. Mendung yang menggelayut mewakili kelam di dalam hati. Tetesannya bagaikan teman dari setiap butir air mata. Dinginnya seperti selimut dari jiwa yang sepi. Tapi gemericiknya kadang seperti nyanyian bahagia bagi sang kodok. Begitu kompleks sama halnya seperti rasa rindu yang tak bisa terungkap, bahagia namun bimbang.
Teringat akan sebuah lagu masa kecil tentang hujan,,,
HUJAN
Cipt. Ibu Sud
Tik…tik…tik… bunyi hujan di atas genting
Airnya turun tidak terkira
Cobalah tengok, dahan dan ranting
Pohon dan kebun basah semua
Mungkin diantara kalian ada yang masih ingat juga dengan lagu itu. Aku mengenal lagu itu pas duduk di bangku TK, gk tau kalau sekarang apakah masih dijarkan di situ?
Masa kecil yang bahagia, walau tak fasih melantukan setiap kata pada lirik lagu itu, walau kadang lupa pada sebagian kata di dalam lagu itu. Tapi, selalu tampak kebahagian dan kebanggaan karena sudah bisa menyanyikan sebuah lagu. Perasaan itu